Cara Berjualan di TikTok Shop Anti Mentok

Dulu, TikTok mungkin lebih terkesan sebagai aplikasi yang penuh dengan video dubbing, tapi tahukah kamu kalau TikTok saat ini berpotensi besar untuk dipakai sebagai pemasaran produk yang lebih luas? Belum lagi, cara berjualan di TikTok itu sebenarnya tidak sesulit platform lain seperti di Facebook dan Instagram (1).

Nah, baru-baru ini TikTok telah merilis fitur baru yang bernama TikTok Shop. Dengan adanya TikTok Shop, para content creator dapat memberikan URL produk yang dapat mengarahkan penonton untuk berbelanja. Kalau kamu masih awam di TikTok, info di bawah ini akan membantumu biar bisa langsung praktik jualan di TikTok nggak pake Mentok:

4 Alasan Kenapa TikTok Shop Layak Dicoba

Sebelum kita membahas tentang cara berjualan di TikTok, kamu perlu tahu dulu nih beberapa informasi penting kenapa fitur TikTok Shop worth it banget buat dicoba:

  1. Branding dan jualan lebih cepat. Di TikTok Shop, kamu bisa menyertakan tag link di setiap konten video. Dengan begitu, followers-mu bisa langsung mengklik produk yang diberikan tag tersebut untuk melihat lebih detail di katalog produk. Jadi, kamu bisa melakukan branding dan jualan dalam 1 konten sekaligus (1).

  2. Penggunaan yang mudah. TikTok merupakan platform media sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena algoritma TikTok memperbesar peluangmu untuk viral lebih cepat daripada di Instagram. Selain itu, fitur yang ada di TikTok juga didesain agar mudah untuk digunakan oleh siapa saja (2).

  3. Pengguna TikTok lebih aktif belanja. Jika dibandingkan dengan platform lain, pengguna TikTok 1,5x lebih mungkin untuk langsung membeli produk yang mereka lihat dan 2,4x lebih sering membuat posting dan menandai merk produk yang mereka gunakan pada kontennya setelah melakukan pembelian (2).

  4. Pengalaman belanja jadi lebih seru. TikTok erat kaitannya dengan konten video yang menarik karena fiturnya memperbolehkan kamu untuk melakukan live streaming dan mengunggah konten video dengan berbagai jenis filter yang menghibur. Semakin seru video dan live streaming-mu, semakin besar juga tingkat kepercayaan para calon pembeli terhadap produk yang kamu jual (3)

Rahasia Cara Berjualan di TikTok Anti Mentok

Tips di bawah ini akan menjelaskan bagaimana cara berjualan di TikTok mulai dari tahapan yang dasar meskipun kamu baru pemula yang ingin mencoba terjun di dunia TikTok. Yuk, langsung saja simak pembahasannya satu per satu supaya ide kamu nggak stuck di situ-situ aja alias Mentok:

Jadwal waktu yang ditandai dengan tanda bintang “*” berarti memiliki tingkat keramaian pengunjung tertinggi.

  1. Jadikan akun bisnis
    Langkah pertama adalah dengan mengubah tipe akunmu dari akun biasa menjadi akun bisnis. Cara membuatnya adalah [1]:

    • Buka aplikasi TikTok di smartphonemu.

    • Buat akun menggunakan profil bisnis, mulai dari email dan nama profil sesuai dengan nama bisnismu.

    • Ubah ke akun bisnis dengan cara:

      • Klik ‘Saya’ > Klik tanda titik tiga yang ada di pojok atas.

      • Klik ‘Kelola Akun Saya’ > ‘Alihkan ke Akun Bisnis’ > Pilih kategori bisnismu.

      • Edit profil Tiktok, mulai dari foto akun yang mewakilkan bisnismu dan isi bio dengan narasi yang menarik.

  2. Membuat konten yang sesuai target
    Karena pengguna TikTok kebanyakan adalah anak muda, pastikan gaya bahasa dan topik video yang kamu upload sudah sesuai dengan selera mereka. Jangan sampai konten videomu terkesan memaksa untuk jualan sehingga membuat penonton cepat bosan. Pilih tema konten yang sedang ramai dibicarakan dan selipkan emoji yang untuk memberikan suasana yang fun (1).

  3. Maksimalkan fitur yang ada di TikTok 
    Kalau kamu rajin mengeksplor, kamu pasti tahu kalau TikTok sudah menyediakan berbagai fitur yang menarik supaya penggunanya betah berlama-lama menggunakan aplikasi ini. Setidaknya, ada 3 jenis fitur dasar yang harus kamu tahu, yaitu (4):

    • Effects: Klik Efek atau Effects > pilih daftar efek yang muncul atau kamu bisa mencari efek lain dengan kata kunci tertentu pada kolom pencarian.

    • Filters: Klik Filters > Pilih filter > Atur intensitas filter dengan menggeser skala bulatan putih (ke atas maka lebih tinggi dan ke bawah berarti lebih rendah)

    • Text: Klik Text > ketikkan tulisan yang kamu mau > pilih font atau warna dari menu yang ada di atas keyboard > klik icon “A” untuk menambahkan outline.

  4. Jangan terlalu berlebihan membahas produk 
    Namanya juga jualan, jadi wajar dong kalau kamu ingin menyelipkan caption atau isi video yang mempromosikan produkmu. Tidak ada salahnya untuk memberikan link atau tautan katalog pada videomu. Tapi ingat, jangan terlalu sering mempromosikan produk secara berlebihan pada setiap konten agar penggemarmu tidak terlalu jenuh (1). 

  5. Tambahkan tagar
    Cara berjualan di TikTok yang tidak boleh dilewatkan adalah tagar. Pasalnya, pengguna TikTok sering mengikuti tagar atau hashtag yang relevan dengan jenis konten yang mereka sukai. Kalau kamu memakai tagar pada videomu, otomatis konten yang kamu upload tadi akan ditampilkan kepada para TikTok users yang mengikuti tagar tersebut. Jadi, akan ada semakin banyak orang yang melihat kontenmu jika kamu menyematkan tagar (5).

  6. Posting konten di waktu yang tepat
    Supaya kamu bisa mendapatkan hasil yang maksimal, jangan skip bagian waktu ketika kamu akan posting. Tenang, kita akan kasih bocoran waktu yang tepat untuk kamu (6) :

    - Senin: 06:00 pagi, 10:00 pagi, 22:00 malam.
    - Selasa: 02:00 pagi, 04:00 pagi, *09:00 pagi.
    - Rabu: 07.00 pagi, 08.00 pagi, 23.00 malam.
    - Kamis: 09.00 pagi, *12:00 siang, 19.00 malam.
    - Jumat: *05:00 pagi, 13:00 siang, 15:00 sore.
    - Sabtu: 11.00 pagi, 19.00 malam, 20.00 malam.
    - Minggu: 07.00 pagi, 08.00 pagi, 16.00 sore.

    Jadwal waktu yang ditandai dengan tanda bintang “*” berarti memiliki tingkat keramaian pengunjung tertinggi.

  7. Memasang iklan di TikTok
    Selain tips di atas, kamu juga bisa memaksimalkan peluang dengan mengiklankan postinganmu di TikTok. Nah, ada beberapa jenis iklan yang harus kamu tahu [7]:

    • Pre-roll ads: Iklan video yang dimulai ketika pengguna TikTok membuka aplikasi.

    • In-feed ads: Video yang hanya akan muncul ketika pengguna sedang scrolling.

    • Promoted hashtag challenges: Video yang muncul dengan tagar khusus.

    • Branded effects: Branded effects adalah jenis filter yang bisa digunakan oleh siapa saja di TikTok untuk membuat konten di video (filter seperti Snapchat dan Instagram) namun dengan memberikan deskripsi terkait brand/merk produk.

Kesimpulannya….

Jadi, bagaimana pendapatmu setelah mengetahui cara berjualan di TikTok? Sudah siap belum untuk berjualan? Pada akhirnya, setiap pemilik bisnis harus tetap up to date dengan teknik marketing yang baru (2). Meskipun kamu sudah tahu step-stepnya, tapi terkadang masih saja kita merasa mentok saat bikin konten di TikTok. Nah, supaya idemu nggak tiba-tiba mentok di tengah jalan, coba deh mulai rutin mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral yang mengandung vitamin B kompleks, vitamin C, Magnesium Zinc dan Kalsium, karena dapat membantumu berpikir kreatif sehingga lebih siap untuk berjualan di TikTok. Selamat mencari cuan!

CH-20220426-03

Artikel ini ditinjau oleh:
Tim Konsultan Medis Medical Advisor Bayer Consumer Health Indonesia

Reference:

  1. Werner Geyser. Everything You Need to Know About TikTok Shopping. Influencer Marketing Hub. Diakses pada 14 April 2022 dari https://influencermarketinghub.com/tiktok-shopping/#toc-4.
  2. Brittany Garlin. How Does the TikTok Algorithm Work In 2022? Hubspot. Diakses pada 14 April 2022 dari https://blog.hubspot.com/marketing/tiktok-algorithm.
  3. Karolina Mikolajczyk. Everything You Need to Know About TikTok Shopping. Hootsuite. Diakses pada 14 April 2022 dari https://blog.hootsuite.com/tiktok-shopping/.
  4. Brad Stephenson. How To Add TikTok Filters and Effects. Life Wire. Diakses pada 14 April 2022 dari https://www.lifewire.com/how-to-add-tiktok-filters-effects-4782415.
  5. Werner Geyser. Your Ultimate Guide to TikTok Hashtags. Influencer Marketing Hub. Diakses pada 14 April 2022 dari https://influencermarketinghub.com/tiktok-hashtags/#toc-0.
  6. Werner Geyser. Best Times to Post on TikTok [2022 Update]. Influencer Marketing Hub. Diakses pada 14 April 2022 dari https://influencermarketinghub.com/best-times-to-post-on-tiktok/.
  7. Allanah Faherty. Everything You Need To Know About Marketing On TikTok. Oberlo. Diakses pada 14 April 2022 dari https://www.oberlo.com/blog/tiktok-ads.

Beli Berocca Online

Untuk menghemat waktumu, dapatkan tambahan tenaga dari Berocca secara online.

Beli Sekarang
Temukan

Hidup Penuh Energi

Sering merasa sangat kelelahan? Gali pengetahuan untuk mendapatkan energi lebih banyak. Pelajari tentang penambah energi alami untuk kebutuhan harianmu.

Footer Burst Image